Selasa , Agustus 4 2020
Home / Pojok Santri / Tidur Berbarokah dan Berpahala

Tidur Berbarokah dan Berpahala

Salah satu ciri khas lain dari pondok pesantren salaf adalah sistem pengajian kitab dengan metode bandongan atau wetonan. Pengajian pesantren sistem bandongan atau wetonan adalah sistem transfer keilmuan atau proses belajar mengajar yang ada di pesantren salaf di mana kyai atau ustadz membacakan kitab, menerjemah dan menerangkan. Sedangkan santri atau murid mendengarkan, menyimak dan mencatat apa yang disampaikan oleh kyai, istilahnya maknani atau memaknai kalimat perkalimat sesuai dengan kaidah maknani.

Kang Yadi adalah salah satu santri senior yang sejak kecil sudah dipondokkan oleh orang tuanya, maka tidak heran jika 10 tahun selama mondok paham betul seluk beluk, situasi dan kondisi mulai terunyam hingga ternyaman.
Hari itu kang Yadi ngobrol dengan Kang Budi (santri baru) sambil bersandar di dinding masjid menunggu kyai datang untuk mengaji kitab Ihya Ulumudin.

Kang Yadi : Kang, sampean pernah tidur lalu dapat barokah?
Kang Budi : Wah…. tidur apa itu kang?
Kang Yadi : Kalau tidur yang berpahala sampean tahu kang?
Kang Budi : Kalau itu aku tahu, tidurnya orang puasa.
Kang Yadi : Wah kelamaan, mau tidur yang dapat pahala saja nunggu Ramadlan. tak kasih tahu ya.. tapi jangan bilang ke mbah yai, tidur yang berbarokah dan berpahala itu saat kita sedang ngaji kitab ini… &^%%#%%^&^^$^$^%%#

(AZA)

About admin

Check Also

Peranan Ilmu dan Amal

Ilmu adalah karunia paling berharga yang diberikan Allah kepada manusia. Kemuliaan ilmu ini banyak ditegaskan …

Tinggalkan Balasan